Showing posts with label Banyumasan. Show all posts
Showing posts with label Banyumasan. Show all posts

Tuesday, June 16, 2015

ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH

(Bagian keempat)


D.    Orang-Orang Desa Yang Terpilih
Masyarakat dari sebuah desa kebanyakan mempunyai beberapa atau malah banyak orang yang mempunyai latar pendidikan tinggi. Desa desa yang berada di sekitar pegunungan Kendeng Selatan ini rata rata penduduknya tamatan SMU/SMK atau sederajat. Masih banyak juga ditemui orang desa yang berlatar belakang pendidikan dibawahnya. Orang orang desa yang berlatar belakang berpendidikan tinggi mempunyai kecenderungan memilih pekerjaan di luar desa. Adapun yang tinggal di desa, berprofesi pns atau belum mendapatkan pekerjaan atau terpaksa untuk hidup di desa. Mengapa terpaksa hidup di desa? Iya, karena mereka biasanya mempunyai usaha karena belum memperoleh pekerjaan yang mereka idam-idamkan dan harus memenuhi kebutuhan hidupnya. Atau mungkin juga mereka tinggal di desa karena permintaan dari orang tuanya untuk menemani dan merawat sampai akhir hayatnya.

Monday, June 15, 2015

ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH



(Bagian ketiga)

C.    Sisi Lain Orang Desa
Kehidupan di era jaman sekarang yang merupakan era jaman hedonism, orang orang yang wajar. Kehidupan yang hanya mementingkan diri sendiri maupun golongan adalah gejala yang timbul terutama di kota kota besar di Indonesia sedikit banyak dipengaruhi oleh kebudayaan barat. Orang orang yang seperti itu kebanyakan mempunyai tujuan untuk memperoleh material ataupun kekuasaan. Mereka rela mengorbankan apapun dan memperoleh dengan cara apapun untuk mencapai tujuan yang hendak diraih. Di dalam bukunya Munandar Sulaeman yang berjudul Ilmu Budaya Dasar Suatu Pengantar, menyebutkan bahwa barat dalam cara berpikir dan hidupnya lebih terpikat oleh kemajuan material dan hidup sehingga tidak cocok dengan cara berpikir untuk meninjau makna dunia dan makna hidup. Mereka menganggap ada tiga nilai penting yang mendasari semua nilai di barat, yakni martabat manusia, kebebasan, dan teknologi. Dalam hal manusia, mereka beranggapan bahwa manusia adalah ukuran segalanya. Maksudnya manusia mempunyai kemampuan untuk menyempurnakan hidupnya sendiri, dengan syarat bertitik tolak dari rasio, intelek, dan pengalaman.

Sunday, June 7, 2015

ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH

(Bagian kedua)


B.    Motivasi Orang Desa
Motivasi setiap orang pastilah berbeda, dan motivasi kadang berhubungan dengan urusan perut untuk bertahan hidup.hehehe. Dalam bukunya Aang Fetha yang berjudul “Akulah Setan Anda Siapa? Tafsir Imajiner Ayat ayat (tentang) Setan” menyatakan, agar tetap hidup,  manusia harus mengisi perut dengan makanan. Secara alamiah pula, manusia mencari dan menelan makanan bilamana perut terasa lapar. Begitulah taraf paling primitive, tatkala manusia sekadar berusaha bertahan hidup. Dari kebutuhan perutlah, kehidupan manusia menjadi dinamis. Manusia akan berusaha mengumpulkan makanan sebanyak banyaknya, sebagai persiadaan, dengan persiadaan menumpuk untuk jangka panjang.Urusan perutlah bisa menyebabkan suatu pertengkaran, situasi yang tidak nyaman, atau sebaliknya, memnyebabkan kebahagiaan, rasa nyaman dan lingkungan yang damai dengan adanya kesejahteraan yang ada.

Saturday, June 6, 2015

ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH


(Bagian pertama)
 


A.    Pemberdayaan Orang-Orang Desa
Banyaknya program pemerintah yang pada intinya adalah membantu masyarakat desa khususnya masyarakat miskin mempunyai segi positif dan negatif. Segi positifnya antara lain adalah meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan dengan berbagai program pemerintah. Segi negatifnya adalah ketika masyarakat perdesaan yang menerima bantuan, misalkan bantuan tunai langsung ke masyarakat, tidak tepat sasaran akan menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat sekitarnya. Segi negatifnya yang lain adalah jika masyarakat tidak menyadari akan tujuan bantuan yang diberikan, bisa membuat masyarakat menjadi malas bekerja dan menggantungkan turunnya bantuan tersebut. Cerita dari obrolan santai di warung kopi di sebuah desa di sekitar pegunungan Kendeng Selatan, menyeritakan kejadian-kejadian yang ada di sekitar lingkungan mereka. Dalam obrolan yang santai, mereka bercerita tentang adanya bantuan yang salah sasaran. Ketika ada pembetulan data daftar penerima bantuan, misalkan bantuan langsung masyarakat, orang yang dulunya menerima bantuan tersebut yang tidak layak mendapatkan bantuan dan kemudian setelah ada pembetulan daftar penerima orang yang tidak layak tersebut sudah tidak masuk lagi ke dalam daftar tersebut. Orang yang tidak layak mendapatkan bantuan tersebut memprotes dan ada yang sampai menjadi pertengkaran dengan orang yang menggantikan dalam daftar penerima bantuan.

Friday, May 22, 2015

Menguasai Ilmu Pengetahuan, Menguasai Dunia

Pernahkan Anda menyadari bahwa kehidupan ini merupakan rangkaian ilmu pengetahuan yang harus dikuasai? Ada banyak hal dalam kehidupan yang harus dihadapi dan selanjutnya dipecahkan sebagai wujud tanggung jawab Anda terhadap kehidupan.
Dan, karena keterbatasan yang dimiliki, maka Anda harus terus berusaha untuk dapat menguasai ilmu pengetahuan tersebut. Hal tersebut karena ilmu pengetahuan menjadi kunci untuk dapat menghadapi kehidupan dengan sebaik-baiknya dan tidak mengalami kesulitan karenanya.
Ilmu adalah sebuah cara yang dipakai untuk mempelajari suatu aspek agar Anda dapat memahami dan selanjutnya menguasainya sebagai kompetensi diri. Sementara pengetahuan adalah segala hal

Tuesday, May 12, 2015

PERMASALAHAN YANG ADA DI MASYARAKAT DESA



A. Kondisi yang ada

Desa desa yang berada di sekitar pengunungan Kendeng Selatan merupakan desa yang memiliki alam yang masih alami. Pepohonan masih banyak terdapat di sana sini, jalan yang berliku liku kadang menanjak kadang menurun, kanan kiri jalan masih banyak pepohonan.  Kalau kita melewati jalan jalan yang ada di pegunungan Kendeng Selatan khususnya di Kecamatan Somagede dan Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas tidak jarang kita jumpai kanan kiri jurang. Terkadang kita juga jumpai perkampungan yang rata-rata penduduknya mengandalkan dari hasil bercocok tanam di lahan tanah mereka yang ditanami tanaman bermacam macam. Ada yang ditanami tanaman singkong, ada juga yang ditanami pohon pisang, ada yang ditanami buah buahan, ada juga yang ditanami tanaman keras seperti pohon albasia, pohon cengkeh, pohon karet, pohon jati. Masyarakat desa di Kecamatan Somagede dan Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas yang berada di lembah  pegunungan Kendeng Selatan mengandalkan dari hasil pertanian, bercocok tanam, dan perdagangan. Dari semua itu, masih adanya permasalahan-permasalahan yang timbul di masyarakat desa.

Sunday, April 19, 2015

Tips dan Cara Menghilangkan Panu Secara Alami

Apakah anda memiliki panu? Walaupun terlihat sepele, namun panu akan menjadi hal yang mengerikan jika tidak segera diatasi. Ya, panu akan membuat kulit terasa gatal apabila terkena biang keringat berlebih, dan menurunkan rasa percaya diri. Anda akan merasa minder saat beraktivitas, jika panu tersebut tumbuh di area kulit yang terbuka. Jangan biarkan rasa percaya diri anda menurun hanya karena tumbuhnya panu. Masalah seperti itu harus segera anda selesaikan dengan langkah dan tata cara yang benar. Jangan khawatir, kami akan membantu anda dengan merangkum ulasan tentang bagaimana cara menghilangkan panu secara mudah dan alami dan tradisional tanpa efek samping dan cepat hasilnya juga permanen dan tanpa bekas di tubuh maupun wajah anda. Berikut ulasan lengkapnya.



Tips dan Cara Menghilangkan Panu Secara Mudah dan Alami


Monday, January 21, 2013

Jebule inyong ngimpi..

Dinane wis wengi bangi. Hawane adem, inyonge wis arip banget. Kaya biasane inyong langsung nglosor ning amben,ngerti-ngerti wis turu. sak jeroning turu inyong ngimpi. Ngimpine kaya kiye : esuk-esuk kaya biasane inyong njujugna bojone ning pertelon gede. Ning pertelon gede kuwe, bojone inyong nunggang bis maring kantore deweke. Bojone inyong ngode ben dina, mangkat esuk bali sore. Bar njujugna bojone, inyong langsung motoran arep ngode. Tekan kodean, ramane langsung nyodorna surat dinngo diterna. Inyong langsung mangkat maning ngeterna surat. Inyong di-ngendikani ramane yen surat kuwe masalah yayasan sing lagi ana ontran-ontran. Ana-ana bae, wong yayasan pendidikan arep dikuasani secara pribadi karo oknum yayasan. Liyane bae gelem brayan nyambut gawe dinggo yayasan, eh ana sak keluarga nganggep yayasanne kuwe duweke deweke pribadi. Kepriben kuwe pikirane, kok bisa-bisane arep ngepek aset-e yayasan. Inyonge ra bisa mikir, wong yayasan sing ndirike ana wong pirang-pirang kok malah dianggep duweke pribadi. Mbokyao sadar, kuwe dudu nganggo duwite pribadi dinggo tuku lemah lan mbangun gedung sing magrong-magrong. Kabeh kuwe ya nganggo duwite murid sing tau sekolah. Inyong dadi kelingan naliko bareng lungguh sak bis karo wong sing ngode dadi tukang ning jakarta. Deweke crita pirang-pirang, jerene deweke sing mbangun gedung sing magrong-magrong ning jakarta. Inyonge ngrungokna bae karo mikir, wong deweke tukang kok bisa mbangun dewekan gedung sing magrong-magrong. Apa ora ana kancane sing ngrewangi?.Yen bener kaya kuwe berarti deweke sugih banget lan sekti, bisa tuku material lan mbangun dewekan gedung sing magrong-magrong.
Wong yayasan sing nganggep nduwe yayasan secara pribadi kuwe mungkin mbiyene dadi tukang apa ya?(hehehe). Ananke bae ngomonge kaya kuwe, jere anake, gedunge kuwe sing nggawe ramane lan lemahe sing nduwe ramane. Jelas-jelas jeneng ning sertifikat dudu jenenge ramane kok diaku-aku duweke ramane..(hahaha). Wong sing ngaku-ngaku kuwe ning jeroning ngimpine inyong arep wadul ning polisi arep merkarake liyane ning pengadilan.Jug-jug inyong digugah anake kon tangi, tangi-tangi jebul wis awan..Jebule kabeh kuwe ngimpi...

Sunday, January 20, 2013

Minggu Enjang

Banyumas dina kiye padang jonngrang. Klambi karo clana sing durung pada garing awit wingi amargo udan bae bisa dipeme maning. Bocahan pada seneng bisa dolanan ning dina prei. Wong tua ngajak preinan bocahan. Jaman saiki dunya bocah cilik beda banget karo jaman cilikanne inyong. Biyen, cilikan inyong dolananne maring kali, sawah lan dolanan sing bisa ngetokna kringet. Jaman siki inyong ndeleng, dolanan bocah cilik wis luar bias. Mbahe bae ora bisa dolanan laptop, HP, bocah cilik saiki wis canggih. Kadang mbahe dewek diwarahi putune yen arep nganggo HP, wong tuane bae kalah lincah yen dolonan game-game an.
Yach, kayak kuwe jaman saiki. Jere, akeh sing ngomong jamane wis akhir. Kaya pepatah jawa, kebo nyusu gudel...


Nuwun.
Kakang Malik