Bulan
Agustus telah datang, dimana mana tampak meriah. Umbul umbul yang tampak
terpasang di pinggir jalan di kampungku, jalan desa dicat putih di sepanjang
tepian badan jalan. Sebuah desa di bagian selatan Jawa Tengah. Bulan Desa yang
paling ujung barat dari kabupaten kami
dan dekat perbatasan dengan kabupaten tetangga. Agustus mengingatkanku arti
patriotisme, rasa cinta tanah air, cerita perjuangan leluhur dan pendiri bangsa
yang berjuang segenap jiwa raga dan harta benda pun dikorbankan demi
kemerdekaan negara tercinta kita. Kemerdekaan yang tidak gampang diperoleh, banyak
sekali pejuang pejuang kita telah gugur. Perjuangan yang telah dipersembahkan
oleh pendahulu kita seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa selayaknya
menghargai dan meneruskan perjuangan cita cita pendahulu kita.
Sugih tanpa bandha, digdaya tanpa aji2. Nglurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake. -Bocah Gunung Slamet-
Showing posts with label Desa. Show all posts
Showing posts with label Desa. Show all posts
Sunday, August 9, 2015
Tuesday, June 16, 2015
ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH
(Bagian keempat)
D. Orang-Orang Desa Yang Terpilih
Masyarakat
dari sebuah desa kebanyakan mempunyai beberapa atau malah banyak orang yang
mempunyai latar pendidikan tinggi. Desa desa yang berada di sekitar pegunungan Kendeng
Selatan ini rata rata penduduknya tamatan SMU/SMK atau sederajat. Masih banyak
juga ditemui orang desa yang berlatar belakang pendidikan dibawahnya. Orang
orang desa yang berlatar belakang berpendidikan tinggi mempunyai kecenderungan
memilih pekerjaan di luar desa. Adapun yang tinggal di desa, berprofesi pns
atau belum mendapatkan pekerjaan atau terpaksa untuk hidup di desa. Mengapa
terpaksa hidup di desa? Iya, karena mereka biasanya mempunyai usaha karena
belum memperoleh pekerjaan yang mereka idam-idamkan dan harus memenuhi
kebutuhan hidupnya. Atau mungkin juga mereka tinggal di desa karena permintaan
dari orang tuanya untuk menemani dan merawat sampai akhir hayatnya.
Monday, June 15, 2015
ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH
(Bagian ketiga)
C. Sisi Lain Orang Desa
Kehidupan
di era jaman sekarang yang merupakan era jaman hedonism, orang orang yang wajar. Kehidupan yang hanya mementingkan
diri sendiri maupun golongan adalah gejala yang timbul terutama di kota kota
besar di Indonesia sedikit banyak dipengaruhi oleh kebudayaan barat. Orang
orang yang seperti itu kebanyakan mempunyai tujuan untuk memperoleh material
ataupun kekuasaan. Mereka rela mengorbankan apapun dan memperoleh dengan cara
apapun untuk mencapai tujuan yang hendak diraih. Di dalam bukunya Munandar
Sulaeman yang berjudul Ilmu Budaya Dasar Suatu Pengantar, menyebutkan bahwa
barat dalam cara berpikir dan hidupnya lebih terpikat oleh kemajuan material
dan hidup sehingga tidak cocok dengan cara berpikir untuk meninjau makna dunia
dan makna hidup. Mereka menganggap ada tiga nilai penting yang mendasari semua
nilai di barat, yakni martabat manusia, kebebasan, dan teknologi. Dalam hal
manusia, mereka beranggapan bahwa manusia adalah ukuran segalanya. Maksudnya
manusia mempunyai kemampuan untuk menyempurnakan hidupnya sendiri, dengan
syarat bertitik tolak dari rasio, intelek, dan pengalaman.
Labels:
Banyumasan,
Buku,
Desa,
Pemberdayan,
Sekitar Kita,
Umum
Sunday, June 7, 2015
ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH
(Bagian kedua)
B. Motivasi Orang Desa
Motivasi
setiap orang pastilah berbeda, dan motivasi kadang berhubungan dengan urusan
perut untuk bertahan hidup.hehehe. Dalam bukunya Aang Fetha yang berjudul “Akulah
Setan Anda Siapa? Tafsir Imajiner Ayat ayat (tentang) Setan” menyatakan, agar
tetap hidup, manusia harus mengisi perut
dengan makanan. Secara alamiah pula, manusia mencari dan menelan makanan
bilamana perut terasa lapar. Begitulah taraf paling primitive, tatkala manusia
sekadar berusaha bertahan hidup. Dari kebutuhan perutlah, kehidupan manusia
menjadi dinamis. Manusia akan berusaha mengumpulkan makanan sebanyak banyaknya,
sebagai persiadaan, dengan persiadaan menumpuk untuk jangka panjang.Urusan perutlah
bisa menyebabkan suatu pertengkaran, situasi yang tidak nyaman, atau
sebaliknya, memnyebabkan kebahagiaan, rasa nyaman dan lingkungan yang damai
dengan adanya kesejahteraan yang ada.
Labels:
Banyumasan,
Buku,
Desa,
Gaya Hidup,
Pemberdayan,
Sekitar Kita,
Umum
Saturday, June 6, 2015
ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH
(Bagian pertama)
A. Pemberdayaan Orang-Orang Desa
Banyaknya
program pemerintah yang pada intinya adalah membantu masyarakat desa khususnya
masyarakat miskin mempunyai segi positif dan negatif. Segi positifnya antara
lain adalah meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan dengan berbagai
program pemerintah. Segi negatifnya adalah ketika masyarakat perdesaan yang
menerima bantuan, misalkan bantuan tunai langsung ke masyarakat, tidak tepat
sasaran akan menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat
sekitarnya. Segi negatifnya yang lain adalah jika masyarakat tidak menyadari
akan tujuan bantuan yang diberikan, bisa membuat masyarakat menjadi malas
bekerja dan menggantungkan turunnya bantuan tersebut. Cerita dari obrolan
santai di warung kopi di sebuah desa di sekitar pegunungan Kendeng Selatan,
menyeritakan kejadian-kejadian yang ada di sekitar lingkungan mereka. Dalam obrolan
yang santai, mereka bercerita tentang adanya bantuan yang salah sasaran. Ketika
ada pembetulan data daftar penerima bantuan, misalkan bantuan langsung
masyarakat, orang yang dulunya menerima bantuan tersebut yang tidak layak
mendapatkan bantuan dan kemudian setelah ada pembetulan daftar penerima orang
yang tidak layak tersebut sudah tidak masuk lagi ke dalam daftar tersebut.
Orang yang tidak layak mendapatkan bantuan tersebut memprotes dan ada yang
sampai menjadi pertengkaran dengan orang yang menggantikan dalam daftar
penerima bantuan.
Labels:
Banyumasan,
Buku,
Desa,
Pemberdayan,
Psikologi,
Sekitar Kita,
Umum
Subscribe to:
Comments (Atom)