Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, April 20, 2015

Cara Mengobati Penyakit Asma Secara Alami

Penyakit Asma bisa menimpa siapa saja, sehingga anda harus mewaspadai penyakit ini agar tidak menimpa diri anda. Namun jika penyakit ini sudah terlanjur menyerang, anda harus segera mencari solusi untuk penyakit tersebut dan jangan dibiarkan secara berlarut-larut. Sebagai rekomendasi, sebaiknya anda mencoba cara-cara- alami untuk mengobati penyakit tersebut, agar aman dan tidak berisiko efek samping. Lalu Bagaimana cara mengobati penyakit asma secara alami dan aman? Berikut kami telah merangkum ulasan tentang bagaimana MengobatiPenyakit Asma Secara Alami.

Penyakit asma akan membuat anda kesulitan bernafas, sehingga pada akhirnya anda akan kesulitan dalam mengahadapi aktivitas. Dampak terburuk adalah anda akan kehilangan pekerjaan, dan terbaring lesu. Maka dari itu anda harus segera mengatasi penyakit asma dengan cara-cara di bawah ini.

Cara Mengobati Penyakit Asma Secara Alami


Sunday, April 19, 2015

Tips dan Cara Menghilangkan Panu Secara Alami

Apakah anda memiliki panu? Walaupun terlihat sepele, namun panu akan menjadi hal yang mengerikan jika tidak segera diatasi. Ya, panu akan membuat kulit terasa gatal apabila terkena biang keringat berlebih, dan menurunkan rasa percaya diri. Anda akan merasa minder saat beraktivitas, jika panu tersebut tumbuh di area kulit yang terbuka. Jangan biarkan rasa percaya diri anda menurun hanya karena tumbuhnya panu. Masalah seperti itu harus segera anda selesaikan dengan langkah dan tata cara yang benar. Jangan khawatir, kami akan membantu anda dengan merangkum ulasan tentang bagaimana cara menghilangkan panu secara mudah dan alami dan tradisional tanpa efek samping dan cepat hasilnya juga permanen dan tanpa bekas di tubuh maupun wajah anda. Berikut ulasan lengkapnya.



Tips dan Cara Menghilangkan Panu Secara Mudah dan Alami


Saturday, November 1, 2014

Khasiat Tersembunyi Sirih


Sirih yang bernama latin Piper betle, Linn termasuk dalam famili Piperaceae. Sirih termasuk jenis  tumbuhan merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Tanaman ini panjangnya mampu  mencapai puluhan meter. Bentuk daunnya pipih menyerupai jantung dan tangkainya agak panjang. Permukaan daun berwarna hijau dan licin, sedangkan batang pohonnya berwarna hijau tembelek (hijau agak kecoklatan) dan permukaan kulitnya kasar serta berkerut-kerut. Daun sirih disamping untuk keperluan ramuan obat-obatan juga masih sering digunakan oleh ibu-ibu generasi tua untuk kelengkapan ‘nginang’ (Jawa). Biasanya kelengkapan untuk ‘nginang’ tersebut adalah daun sirih, kapur sirih, pinang, gambir, dan kapulaga (Iptek, 2011).

Friday, October 31, 2014

SAWO

Buah Sawo Acrhras zapota. L)
Divisi : Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)
Sub Divisi : Angiospermae (Berbiji tertutup)
Kelas : Dicotyledonae (Biji berkeping dua)
Ordo : Ebenales
Famili : Sapotaceae
Genus : Achras atau Manilkara
Spesies : Acrhras zapota. L sinonim dengan Manilkara achras
Indonesia kaya akan beragam jenis buah-buahan, baik jenis buah asli Indonesia ataupun buah yang berasal dari luar yang dikembangkan di Indonesia. Sawo yang disebut neesbery atau sapodilas adalah tanaman buah berupa yang berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. 

Friday, October 24, 2014

Sisik Naga (Drymoglossum piloselloides)

Sisik Naga
(Drymoglossum piloselloides [L.] Presl.)
Sinonim :
D. heterophyllum C.Chr., D. microphyllum (Pr.) C.Chr., Lemmaphyllum microphyllum Presl.
Klasifikasi (plantamor, 2012)
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Polypoditae
Ordo: Polypodiales
Famili: Polypodiaceae
Genus: Drymoglossum
Spesies: Drymoglossum piloselloides (L.) Presl.
Uraian :
Sisik naga dapat ditemukan di seluruh daerah Asia tropik, merupakan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menumpang pada pohon lain), tetapi bukan parasit karena dapat membuat makanan sendiri.

Wednesday, October 15, 2014

Obat Tradisional (bagian 4)

KEMANGI
Kandungan dan Manfaat : Daun kemangi mempunyai daya penenang dan mengeluarkan gas-gas dari tubuh. Daunnya juga sering dipakai untuk bumbu hidangan daging ataupun ikan.
Kemangi mengandung zat minyak atsiri, protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, dan lain-lain.Kegunaan :
1. Panu
Segenggam daun kemangi cuci, tumbuk halus. Beri sedikit air kapur sirih. Gosokkan ramuan ini pada kulit yang berpanu. Lakukan ini 2x sehari.2.
Diare dan Muntah
Daun kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan.
3. Sariawan
50 helai daun kemangi dicuci bersih, kunyah sampai halus selama 2 - 3 menit. Telan. Minum air hangat. Lakukan ini 3x sehari.
4. Bau Nafas, Bau Mulut
Sering-sering makan lalapan daun kemangi, daun kunir, dan daun beluntas.
5. Bau Keringat
Kemangi secukupnya dimakan sebagai lalapan santap malam selama 1 minggu.
KEMBANG SEPATU
Kandungan dan Manfaat : Seluruh bagian tumbuhan kembang sepatu mengandung zat lemdir atau mucin dan bunganya berkhasiat memberi rasa sejuk pada kerongkongan dan rongga pernafasan agar keluar lebih banyak.Kegunaan :
1. Batuk disertai Sesak Nafas
3 bunga kembang sepatu, dicuci bersih, lalu remas-remas. Seduh dengan segelas air. Biarkan semalam di dalam tempat tertutup. Saring. Minum 1x sehari, ½ gelas bersama 1 sendok makan madu.
2. Bronkhitis
Cara I : Cuci, lumatkan, dan rebus 3 kuncup bunga kembang sepatu selama 15 menit. Saring. Minum airnya.
Cara II : 3 kuntum bunga kembang sepatu dicuci, dilumatkan, beri 1 gelas air matang dan sedikit garam. Peras dan saring. Minum 2x sehari, 2 sendok makan
3. Gondok
Akar kembang sepatu dicuci, dilumatkan. Rebus selama + 30 menit. Gunakan untuk mengompres gondok.
4. Sakit Kepala
Segenggam daun kembang sepatu dicuci, direbus selama 30 menit. Gunakan airnya untuk mengompres kepala yang sakit.
5. Sariawan
Segenggam daun kembang sepatu dicuci bersih, rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Saring. Minum airnya
6. Haid Tidak Teratur
3 kuntum bunga kembang sepatu dicuci, dilumatkan. Beri 1 gelas air matang dan sedikit cuka. Peras. Minum 2 - 3x sehari, masing-masing ½ gelas
7. Mencegah Uban
10 - 15 helai daun kembang sepatu, dicuci, remas-remas sampai keluar lendirnya. Basahkan kulit kepala dan rambut dengan lendir tersebut. Diamkan sampai kering, baru dicuci. Lakukan ini 2x seminggu.

Tuesday, October 14, 2014

Obat Tradisional (bagian 3)

KAMBOJA
Kandungan dan Manfaat : Getah putihnya mengandung damar dan karet, yang mampu mengontraksikan kulit tanpa menimbulkan rasa sakit. Tumbuhan ini juga mengandung fuvoplumierin yang mencegah pertumbuhan bakteri. Bunganya berkhasiat menurunkan panas, menghentikan batuk, meluruhkan air seni. Batangnya melancarkan buang air besar.
Kulit batang kamboja mengandung senyawa plumerid yang bersifat racun dan bisa digunakan untuk menyembuhkan tumit yang pecah-pecah.
Catatan : Jangan sampai getah pohon kamboja masuk ke mulut atau kena mata karena dapat merontokkan gigi dan membutakan mata.
Kegunaan :
1. Bengkak
Sepotong kulit pohon kamboja ditumbuk halus, direbus dengan 6 gelas air sampai mendidih. Hangat-hangat rendam bagian tubuh yang bengkak.
2. Borok
Oleskan getah kamboja pada borok yang sudah dicuci dengan air hangat
3. Kutil
Oleskan 1 sendok teh getah pohon kamboja pada kulit beberapa kali selama beberapa hari sampai kutil hilang
5. Mengeluarkan Duri / Beling

Monday, October 13, 2014

Obat Tradisional (bagian 2)

Lidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer)
adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.
Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan tanaman Lidah Buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.Secara umum, Lidah Buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebgai tanaman obat dan bahan baku industri.Berdasarkan hasil penelitian tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), Lidah Buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS.Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini Lidah Buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.
JAMBLANG
Kandungan dan Manfaat : Jamblang mengandung asam galat yang mampu mengerutkan saluran kencing. Selain itu, kandungan glukosida phytomelin mempercepat penyembuhan luka. Zat tanin pada biji jamblang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol.
Kegunaan :
1. Diabetes

15 biji jamblang ditumbuk halus, lalu direbus dengan 2 gelas air. Ramuan ini untuk diminum 3x sehari.
2. Ngompol
7 biji jamblang ditumbuk halus lalu direbus dengan 1 ½ gelas air dan sedikit gula aren. Rebus terus sampai tinggal setengah. Minum ramuan ini sekaligus pada sore hari sampai ngompolnya sembuh.
3. Diare Karena Masuk Angin
6 cm kulit pohon jamblang yang sudah dikeringkan direbus dengan 1 gelas air selama ½ jam. Setelah disaring, diminum 3x sehari.
BAYAM
Kandungan dan Manfaat : Bayam, terutama bayam merah, terkenal mengandung zat besi yang tinggi yang berkhasiat menambah darah. Selain itu, bayam juga mengandung vitamin A, B, C, dan K, kalium serta fosfor.

Sunday, October 12, 2014

Obat Tradisional (bagian 1)

Sumber : (Blogdetik.com)
Kencur(Kampferia galanga)
Tanaman ini nyaris tidak berbatang karena hanya daunnya yang nampak tumbuh rapat di atas tanah. Kencur relatif tahan naungan namun tidak tahan kekeringan. Umbinya digunakan sebagai bumbu urap, pecel, dan sayur lainnya. Selain digunakan sebagai jamu, param kocok (penghangat badan) dan dikunyah-kunyah untuk penghilang suara serak seperti yang dilakukan oleh seorang tokoh nasional feminis kita. Perbanyakan dengan menggunakan umbi yang ada mata tunasnya.
Kunci(Gastrochilus panduratum)
Menghasilkan umbi utama yang membengkak (lonjong) dan ditempeli dengan akar panjang yang membengkak pula sehingga mirip deretan kunci yang menggantung. Umbi digunakan sebagai bumbu penyedap atau sebagai jamu.
Kunyit(Curcuma domestica)
Warna kuning/jingga umbi adalah ciri khasnya. Tanaman kunyit berupa semak dengan tinggi 1-1,5 m, daun agal lebar dan umbi induk yang menghasilkan umbi-umbi cabang di sisi kiri-kanannya. Perbanyakannya cukup mudah, cukup dengan potongan umbi ada mata tunasnya. Relatif tahan naungan dan kekeringan. Umbi digunakan sebagai bumbu masak atau jamu.

Thursday, October 9, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 9)

Posted on December 26, 2011 by mahasiswa
Orthosiphon aristatus
Orthosiphon aristatus atau dikenal dengan nama kumis kucing termasuk tanaman dari famili Lamiaceae/Labiatae. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti: kidney tea plants/java tea (Inggris), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koneng (Madura). Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia.Kumis kucing (Melayu – Sumatra), kumis kucing (Sunda), remujung (Jawa), se-salaseyan, songkot koceng (Madura)(Anindita,2007).
Deskripsi Morfologi Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)
Kumis kucing merupakan terna yang tegak, pada bagian bawah berakar dan berbuku-buku memiliki ketinggian mencapai 2 meter. Batang bersegi empat agak beralur berbulu pendek atau gundul. Helai daun berbentuk bundar atau lojong, lanset, bundar telur atau belah ketupat yang dimulai dari pangkalnya, ukuran daun panjang 1 – 10cm dan lebarnya 7.5mm – 1.5cm. Urat daun sepanjang pinggir berbulu tipis atau gundul, dimana kedua permukaan berbintik-bintik karena adanya kelenjar yang jumlahnya sangat banyak, panjang tangkai daun 7 – 29cm. Ciri khas tanaman ada pada bagian kelopak bunga berkelenjar, urat dan pangkal berbulu pendek dan jarang sedangkan di bagian yang paling atas gundul. Bunga bibir, mahkota yang bersifat terminal yakni berupa tandan yang keluar dari ujung cabang dengan panjang 7-29 cm, dengan ukuran panjang 13 – 27mm, di bagian atas ditutupi oleh bulu pendek berwarna ungu dan kemudian menjadi putih, panjang tabung 10 – 18mm,

Wednesday, October 8, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 8)

Posted on December 17, 2011 by mahasiswa
Beluntas (Pluchea indica Less.) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat tradisional. Daun beluntas memiliki aktivitas antimikroba terhadap berbagai macam bakteri. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman pagar di halaman rumah penduduk. Pada masyarakat daun beluntas secara tradisional berkhasiat sebagai penurun demam (antipiretik)meningkatkan nafsu makan (stomakik)peluruh keringat (diaforetik)dan penyegar (Dalimartha, 1999). Sifat antimikroba daun beluntas telah dilaporkan oleh Purnomo (2001) dan Sumitro (2002).
Beluntas adalah suatu tanaman obat tradisional Indonesia. Tanaman ini memiliki habitat perdu dengan tinggi 1-1,5 m. Batangnya berkayu, bulat, tegak, bercabang, bila masih muda berwarna ungu setelah tua putih kotor. Daunnya tunggal, berbentuk bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3,8-6,4 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda hingga hijau. Bunganya majemuk, mahkota lepas, putik bentuk jarum, panjang ± 6 mm, berwarna hitam kecoklatan, kepala sari berwarna ungu, memiliki dua kepala putik yang berwarna putih atau putih kekuningan. Akar beluntas merupakan akar tunggang dan bercabang (Syamsuhidayat dan Hutapea, 1991).

Tuesday, October 7, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 7)

Mangga (Mangifera indica) merupakan salah satu tumbuhan yang berasal di daerah Asia tropis dan kini banyak dibudidayakan di hampir semua belahan dunia. Indonesia merupakan salah satu daerah endemik bagi mangga. Diversitas mangga yang cukup tinggi dapat dijadikan bukti bahwa tumbuhan ini memang merupakan tumbuhan asli Indonesia.  Daerah yang memiliki diversitas mangga cukup tinggi ialah Pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan (Bompard dan Schneel, 1997).
Mangga termasuk tumbuhan yang digemari oleh kebanyakan orang, terutama karena buahnya. Hampir semua orang senang mengkonsumsi buah ini. Hanya saja, tidak banyak yang memanfaatkan buah maupun bagian lain dari tumbuhan mangga ini sebagai obat, terutama di Indonesia yang merupakan daerah asal tanaman ini. Padahal potensi obat yang terkandung di dalamnya cukup besar. Menurut Wauthoz, dkk, 2007, ada beberapa negara yang  menggunakan kulit kayu maupun bagian lain dari tanaman mangga sebagai obat-obatan. Negara-negara tersebut antara lain, Brazil, Kuba, Gabon, Senegal, Haiti, Republik Afrika, India dan negara negara lain di Afrika. Data ini menunjukkan

Monday, October 6, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 6)

Posted on January 1, 2012 by mahasiswa
Deskripsi Tanaman Sarang Semut
Tumbuhan Sarang Semut merupakan anggota dari Famili Rubiaceae dengan 5 genus dan hanya 2 genus yang berasosiasi dengan semut yaitu Myrmecodia (45 spesies) dan Hydnophytum (26 spesies). Di Sumatra, tumbuhan sarang semut disebut dengan rumah semut, di Jawa dikenal dengan nama Ulek-ulek Polo, di Papua (lokon, suhendep, nongon), di Malaysia (periok hantu, peruntak, sembuku), di Vietnam (ki nan, ki nam gai, ki nam kin). Terdapat dua jenis tumbuhan sarang semut yang mempunyai manfaat sebagai tanaman obat yaitu jenis pertama adalah Myrmecodia dengan umbi berlabirin kecil dan memiliki duri di bagian luar umbi, sedangkan jenis kedua adalah Hydnophytum dengan umbi berlabirin besar dan tidak terdapat duri di bagian luar  umbi. Jenis Myrmecodia pertama dikenali sebagai tanaman obat dengan spesies bernama Myrmecodia pendans. Umbi tanaman ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1823. Umbinya bisa mencapai diameter 25cm dengan tinggi mencapai 45cm (Subroto dan Saputro, 2006).
Klasifikasi dari tumbuhan sarang semut (Hydnophytum formicarum Jack.) adalah sebagai berikut (Plantamor, 2011):
Kingdom    : Plantae
Divisi         : Magnoliophyta
Kelas         : Magnoliopsida
Ordo          : Rubiales
Famili        : Rubiaceae
Genus        : Hydnophytum
Spesies       : Hydnophytum formicarum Jack.
Kandungan Senyawa Aktif dalam Tanaman Sarang Semut
Subroto dan Saputro (2006) menyatakan bahwa kandungan zat berkhasiat dari tumbuhan sarang semut sebagai bahan obat tergantung pada tempat tumbuh dan usia tumbuhan. Tumbuhan sarang semut yang tumbuh liar di hutan mengandung lebih banyak zat aktif daripada yang ditanam di pot sebagai tanaman hias. Beberapa uji menunjukkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin.

Sunday, October 5, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 5)

Posted on January 3, 2012 by mahasiswa
Cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan tanaman rempah yang sejak lama digunakan dalam industri rokok kretek, makanan, minuman dan obat – obatan. Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan tersebut adalah bunga, tangkai bunga dan daun cengkeh.
Bunga cengkeh kering mengandung minyak atsiri, fixed oil (lemak), resin, tannin, protein, cellulosa, pentosan dan mineral. Karbohidrat terdapat dalam jumlah dua per tiga dari berat bunga. Komponen lain yang paling banyak adalah minyak atsiri yang jumlahnya bervariasi tergantung dari banyak faktor diantaranya jenis tanaman, tempat tumbuh dan cara pengolahan (Purseglove, et al., 1981).
Di samping sebagai sumber bahan penyedap rasa alami, cengkeh juga mengandung unsur-unsur nutrisi lain seperti : protein, vitamin dan mineral. Cengkeh mengandung lemak, karbohidrat, dan “food energy” yang cukup tinggi.
Pemisahan kandungan kimia dari serbuk bunga, tangkai bunga dan daun cengkeh menunjukan bahwa serbuk bunga dan daun cengkeh mengandung saponin, tannin, alkaloid, glikosida dan flavonoid, sedangkan tangkai bunga cengkeh mengandung saponin, tannin, glikosida dan flavonoid (Ferdinanti, 2001).
Minyak bunga cengkeh biasa digunakan untuk makanan, minuman dan parfum, minyak tangkai cengkeh digunakan sebagai substitusi minyak bunga cengkeh, dan minyak daun cengkeh digunakan sebagai bahan baku untuk isolasi eugenol dan caryophyllen (Weiss, 1997). Eugenol disamping digunakan sebagai bahan penambah aroma juga mempunyai sifat

Saturday, October 4, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 4)

Posted on January 7, 2012 by mahasiswa
Obat-obatan tradisional digunakan kembali oleh masyarakat sebagai salah satu alternative pengobatan. Selain harganya yang relative murah, tidak memiliki efek samping jika penggunaanya sesuai anjuran, tanaman obat juga efektif untuk penyembuhan penyakit tertentu yang sulit disembuhkan dengan pengibatan modern, seperti kanker, tuor, dan lain-lain (Khalifah, 2010). Bahan –bahan alami murni memimiliki efek samping, tingkat bahaya dan resik yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan obat kimia. Binahong (Anredera cordifolia) adalah tanaman obat potensial yang dapat mengatasi berbagai penyakit. Di Negara Eropa mupu  Amerika, tanaman ini cukup dikeenal, tetapi para ahli disana bellum tertarik untuk meneliti serius dan mendalam, padahal beragam khasiat sebagai obat telah diakui (Manoi, 2009). Bagian dari tanaman binahong hampir semuanya dapat dimanfaatkan mulai dari batang, akar, bunga, dan daun, tetapi yang paling sering dimanfaatkan untuk kesehatan atau sebagai obat herbal adalah bagian daun (Rochani, 2009).
1.       1. Deskripsi Binahong
Binahong mempunyai nama latin Anredera cordifolia (Ten.) Steenis. Sedangkan sinonim dari binahong sendiri ada 3 nama latin yaitu Boussingaultia gracilis, Miers Boussingaultia cordifolia, dan Boussingaultia basselloides. Binahong juga mempunyai nama umum dari berbagai negara. Di negara Cina binahong dikenal dengan nama teng san chi, sedangkan di Inggris nama umum dari binahong yaitu heartleaf madeiravine atau Madeira vine. Binahong berupa tumbuhan menjalar, berumur panjang (perenial), bisa mencapai panjang ± 5 m, berbatang lunak, silindris, saling membelit, berwarna merah, bagian dalam solid, permukaan halus, kadang membentuk semacam umbi yang melekat di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan dan bertekstur kasar. Daun dari binahong berjenis tunggal, bertangkai sangat pendek (subsessile), tersusun berseling, berwarna hijau, bentuk jantung (cordata), panjang 5 – 10 cm, lebar 3 – 7 cm, helaian daun tipis lemas, ujung runcing, pangkal berlekuk (emerginatus), tepi rata, permukaan licin, bias dimakan. Binahong mempunyai jenis bunga majemuk berbentuk tandan, bertangkai panjang, munc ul di ketiak daun, mahkta berwarna krem keputihputihan berjumlah lima helai tidak berlekatan, panjang helai mahkota 0,5 – 1 cm, berbau harum . Akarnya berbentuk rimpang, berdaging lunak. Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) merupakan tumbuhan  yang diduga berasal dari Australia, Afrika Selatan, Hawaii, New Zealand dan Pulau Pasifik lainnya. Tumbuhan ini mudah tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi, biasanya secara generatif (biji), namun lebih sering berkembang atau dikembangbiakan secara vegetative melalui akar rimpangnya (Pink, 2004). Berikut merupakan klasifikasi tanaman binahong (Jacobson, 2007):
Kingdom             : Plantae (tumbuhan)
Subkingdom         : Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio         : Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio                  : Magnoliophyta (berbunga)
Kelas                    : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub-kelas              : Hamamelidae
Ordo                     : Caryophyllales
Familia                : Basellaceae
Genus                   : Anredera
Spesies                : Anredera cordifolia (Ten.) Steenis

1.       2. Kandungan Binahong
Berdasarkan hasil penelitian, daun binahong mengandung saponin, alkaloid dan polifenol. Saponin merupakan senyawa aktif permukaan dan bersifat seperti sabun. Penyarian

Thursday, October 2, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 3)

Posted on January 9, 2012 by mahasiswa
Sirih yang bernama latin Piper betle, Linn termasuk dalam famili Piperaceae. Sirih termasuk jenis  tumbuhan merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Tanaman ini panjangnya mampu  mencapai puluhan meter. Bentuk daunnya pipih menyerupai jantung dan tangkainya agak panjang. Permukaan daun berwarna hijau dan licin, sedangkan batang pohonnya berwarna hijau tembelek (hijau agak kecoklatan) dan permukaan kulitnya kasar serta berkerut-kerut. Daun sirih disamping untuk keperluan ramuan obat-obatan juga masih sering digunakan oleh ibu-ibu generasi tua untuk kelengkapan ‘nginang’ (Jawa). Biasanya kelengkapan untuk ‘nginang’ tersebut adalah daun sirih, kapur sirih, pinang, gambir, dan kapulaga (Iptek, 2011).
Sirih merupakan salah satu jenis tumbuhan dari famili Piperaceae yang telah dikenal luas sehingga mempunyai beberapa nama daerah, diantaranya : sireh, suruh (Jawa). Pemanfaatan sirih yang paling umum adalah sebagai bahan untuk sirih pinang. Bagian tumbuhan sirih untuk bahan sirih pinang adalah daun (umumnya di Indonesia bagian barat) dan buah (umumnya di Indonesia bagian timur). Penggunaan buah untuk acara penyambutan tamu baik diacara resmi atau kekeluargaan dari rumah kerumah. Bahkan hampir tiap-tiap orang asli bukan pendatang masing-masing membawa atau mempersiapkan sirih pinang dalam sebuah kantong untuk keperluan bersilahturahmi antar teman maupun saudara baik pria maupun wanita. Budaya sirih pinang ini juga dijumpai di NTT maupun di Maluku. Pasti ada manfaat ilmiah yang perlu dicari kebenaran faktanya dan bukan sekedar budaya atau kearifan lokal. Tumbuhan dari Genus Piper, seperti Piper nigrum, P. methysticum, P. auritum dan P. betle telah dikenal sejak lama sebagai komoditi pertanian untuk rempah, isektisida pada lahan pertanian dan bahan obat-obatan dengan nilai ekonomi yang tinggi. Beberapa penelitian melaporkan bahwa jamu tradisional yang menggunakan serbuk daun sirih/ Piper betle dan cabe jawa /Piper retrofractum sebagai salah satu penyusunnya mempunyai tingkat kontaminasi bakteri yang sangat rendah. Hal ini disebabkan karena adanya sifat antibakteri dan anti jamur dari daun sirih dan buah cabe jawa. Telah dilaporkan bahwa minyak atsiri yang terkandung dalam daun sirih dan buah cabe jawa berperan dalam aktifitas sebagai antibakteri dan antiseptic. Aktivitas tersebut disebabkan adanya kandungan senyawa fenolik bermolekul rendah ( Rachmat, 2000).
Secara tradisional, tumbuhan genus Piper memperlihatkan khasiat dan kegunaan yang unik dan menarik. Buah P. longum biasa digunakan untuk mengobati kejang usus. Tumbuhan wati atau P. methysticum dapat memberikan efek narkotik dan bersifat sedatif yang merupakan tradisi adat pada beberapa suku di Propinsi Papua. Piper aduncum, secara

Wednesday, October 1, 2014

DATA BASE JAMU (bagian 2)

Sisik Naga
(Drymoglossum piloselloides [L.] Presl.)
Sinonim :
D. heterophyllum C.Chr., D. microphyllum (Pr.) C.Chr., Lemmaphyllum microphyllum Presl.
Klasifikasi (plantamor, 2012)
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Divisi: Pteridophyta (paku-pakuan)
Kelas: Pteridopsida
Sub Kelas: Polypoditae
Ordo: Polypodiales
Famili: Polypodiaceae
Genus: Drymoglossum
Spesies: Drymoglossum piloselloides (L.) Presl.
Uraian :
Sisik naga dapat ditemukan di seluruh daerah Asia tropik, merupakan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menumpang pada pohon lain), tetapi bukan parasit karena dapat membuat makanan sendiri. Sisik naga dapat ditemukan tumbuh liar di hutan, di ladang, dan tempat-tempat lainnya pada daerah yang agak lembab mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl. Terna, tumbuh di batang dan dahan pohon, akar rimpang panjang, kecil, merayap, bersisik, panjang 5-22 cm, akar melekat kuat. Daun yang satu dengan yang lainnya tumbuh dengan jarak yang pendek. Daun bertangkai pendek, tebal berdaging, b

Tuesday, September 30, 2014

DATA BASE JAMU (bagian ke 1)

Buah Sawo ( Acrhras zapota. L)
Divisi : Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)
Sub Divisi : Angiospermae (Berbiji tertutup)
Kelas : Dicotyledonae (Biji berkeping dua)
Ordo : Ebenales
Famili : Sapotaceae
Genus : Achras atau Manilkara
Spesies : Acrhras zapota. L sinonim dengan Manilkara achras
Indonesia kaya akan beragam jenis buah-buahan, baik jenis buah asli Indonesia ataupun buah yang berasal dari luar yang dikembangkan di Indonesia. Sawo yang disebut neesbery atau sapodilas adalah tanaman buah berupa yang berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. Namun di Indonesia, tanaman sawo telah lama dikenal dan banyak ditanam mulai dari dataran rendah sampai tempat dengan ketinggian 1200 m dpl, seperti di Jawa dan Madura. Tetapi ada daerah-daerah yang cocok sehingga tanaman sawo dapat berkembang dan berproduksi dengan baik, yaitu dari dataran rendah sampai dengan ketinggian 700 m dpl. Citra rasa manis dan masirnya sawo menjadikan buah ini banyak disukai orang. Dibalik rasa manis dan masir yang dimiliki buah sawo, buah sawo ini terkandung zat gizi serta manfaat yang penting bagi kesehatan tubuh manusia.
Tanaman sawo dapat dicirikan tinggi pohon mencapai 15 – 20 meter, merimbun dan tahan kekeringan. Kayu pohonnya sangat bagus untuk dibuat ukiran dan harganya mahal. Memiliki buah kecil-kecil berwarna kuning keungu-unguan, jarang dimakan.
Sawo yang disebut neesbery atau sapodilas adalah tanaman buah berupa yang berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. Namun di Indonesia, tanaman sawo telah lama dikenal dan banyak ditanam mulai dari dataran rendah sampai tempat dengan ketinggian 1200 m dpl, seperti di Jawa dan Madura. Pengembangan budi daya sawo sudah meluas hampir di seluruh Indonesia. Pada tahun 1990 areal penanaman sawo terdapat di 22 propinsi, kecuali N.T.T, Maluku, Irian Jaya, dan Timor Timur. Provinsi yang termasuk kategori lima besar sentra produsen sawo pada tahun 1993 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, dan Kalimantan Barat.
Habitat Penanaman Buah Sawo
Iklim
1. Tanaman ini optimal dibudidayakan pada daerah yang beriklim basah sampai kering.
2. Curah hujan yang dikehendaki yaitu 12 bulan basah atau 10 bulan basah dengan 2 bulan kering atau 9 bulan basah dengan 3 bulan kering atau 7 bulan basah dengan 5 bulan kering dan 5 bulan basah dengan 7 bulan kering atau membutuhkan curah hujan 2.000 sampai 3.000 mm/tahun.
3. Tanaman sawo dapat berkembang baik dengan cukup mendapat sinar matahari namun toleran terhadap keadaan teduh (naungan).
4. Tanaman sawo tetap dapat berkembang baik pada suhu antara 22-32 derajat C.
Media Tanam
1. Jenis tanah yang paling baik untuk tanaman sawo adalah tanah lempung berpasir (latosol) yang subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi dan drainase baik. Tetapi hampir semua jenis tanah yang diginakan untuk pertanian cocok untuk ditanami sawo, seperti jenis tanah andosol (daerah vulkan), alluvial loams (daerah aliran sungai), dan loamy soils (tanah berlempung).
2. Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok untuk perkembangan tanaman sawo adalah antara 6–7.
3. Kedalaman air tanah yang cocok untuk perkembangan tanaman sawo, yaitu antara 50 cm sampai 200 cm.
Tanaman sawo dapat hidup baik di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai dengan ketinggian 1.200 m dpl. Tetapi ada daerah-daerah yang cocok sehingga tanaman sawo dapat berkembang dan berproduksi dengan baik, yaitu dari dataran rendah sampai dengan ketinggian 700 m dpl.
Manfaat dari Buah Sawo
Manfaat tanaman sawo adalah sebagai makanan buah segar atau bahan makan olahan seperti es krim, selai, sirup atau difermentasi menjadi anggur atau cuka. Selain itu, Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga. Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan. Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam folat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
Vitamin lain yang terkandung dalam buah sawo yakni riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan. Buah sawo juga mengandung banyak gula sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah sawo tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Salah satu keunggulan buah Sawo adalah buah ini baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, hal ini disebabkan Buah sawo merupakan sumber kalium yang baik. Di sisi lain kandungan Natrium dalam buah ini tergolong rendah. Perbandingan antara kandungan kalium dan Natrium dalam buah ini sebesar 16 : 1. Selain itu dalam buah sawo, terkandung serat yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit. Kandungan gula sederhana di dalam sawo juga mampu memulihkan energi secara cepat. Sawo juga bisa meminimalkan risiko kanker pencernaan, karena buah ini punya kemampuan mengikat karsinogen di dalam saluran pencernaan.

Komposisi Gizi Buah Sawo
Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Kandungan kaliumnya,193 mg/100 g. Sawo juga memiliki kadar natrium, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1 menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah. Selain kaya akan kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya.
Kandungan mineral per 100 gram buah sawo:
Kalsium           ……….21 mg
magnesium      ……….12 mg
fosfor              ……….12 mg
selenium          ……….0,6 mg
seng                 ……….0,1 mg
tembaga           ……….0,09 mg
vitamin C        ……….14,7 mg

Metode Pembuatan Sirup dari Buah Sawo
Adapun buah sawo yang digunakan untuk pembuatan sirup adalah buah telah masak dan berwarna kecokelatan, aroma khas (wangi), dan tidak keras.  Langkah pertama yang dilakukan untuk pembuatan sirup adalah siapkan 5 buah sawo  kemudian dicuci bersih. Setelah itu, diblender sampai halus dan disaring. Kemudian, hasil saringan ditaruh pada panci dan ditambahkan  air 500 ml dan gula 100 g dipanaskan diatas kompor.  Kemudian ditunggu sampai mendidih dan menjadi kental. Setelah kental kemudian ditiriskan dan dibiarkan dulu agar dingin baru dapat dikemas dimasukkan  botol.
Pengembangan Budidaya Buah Sawo
Pengembangan budidaya sawo sudah meluas hampir di seluruh Indonesia. Pada tahun 1990 areal penanaman sawo terdapat di 22 propinsi, kecuali N.T.T, Maluku, Irian Jaya, dan Timor Timur. Provinsi yang termasuk katagori lima besar sentra produsen sawo pada tahun 1993 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, dan Kalimantan Barat. Produksi dan perdagangan mancanegara sawo manila sangat populer di Asia Tenggara. Data statistik menunjukkan bahwa wilayah Asia Tenggara merupakan produsen utama buah sawo manila ini. Pada tahun 1987, Thailand menghasilkan 53.650 ton dari jumlah 18.950 ha, Filipina menghasilkan 11.900 ton dari lahan 4.780 ha, dan Semenanjung Malaysia menghasilkan 15.000 ton dari lahan 1.000 ha.
Gambaran Peluang Agribisnis
Permintaan buah-buahan umumnya meningkat dengan makin meningkatnya pendapatan. Hal ini menunjukkan bahwa pertanaman buah-buahan memberikan keuntungan dan peluang bisnis yang baik. Beberapa hal yang mendorong usaha pengembangan pertanaman buah-buahan antara lain sebagai berikut:
a) Harga buah cukup baik, terutama di kota-kota besar dan jarang mengalami penurunan harga.
b) Makin banyak sarana perhubungan, maka jalur pemasarannya makin lancar.
c) Adanya pengembangan industri pengolahan buah-buahan.
d) Sarana teknologi yang tersedia, misalnya pupuk dan obat-obatan.
Buah sawo di Indonesia sampai saat ini belum banyak diekspor ke luar negeri. Hasil panennya hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri saja. Sebenarnya perkembangan produksi buah sawo cenderung mengalamai peningkatan, tetapisemua itu belum dapat memenuhi kebutuhan atau permintaan masyarakat. Dengan demikian masih dibutuhkan investor yang mau menanamkan modalnya untuk perluasan tanaman sawo. Peluang bisnis buah sawo sangat besar karena konsumsi buah-buahan berkembang dengan pesatnya. Untuk penduduk DKI Jakarta saja, konsumsi buah pada tahun 1988 sebanyak 8.438 orang dan telah berkembang menjadi 13.745 orang pada tahun 1993. Apalagi begitu mudahnya menanam sawo dan dapat menghasilkan buah sepanjang tahun.
Daftar Pustaka
Kantor Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. 2000.  Sawo ( Acrhras zapota. L ). http://www.ristek.go.id.
Rudi. 2011. Buah Sawo Ternyata Obat Diare. http://www.lensaindonesia.com. diakses tanggal 8 Januari. 2012
Cintaku. 2011.  Manfaat & Kandungan Gizi Buah Sawo. http://cintaku.mywapblog.com. diakses tanggal 8 Januari. 2012

By : Bio’08_0810913020

Monday, January 21, 2013

Ingin Perbesar Payudara? Yuk, Konsumsi Tanaman Herbal Ini!

(sumber : www.yahoo.co.id/DuniaFitnes.com)


Memiliki payudara yang besar memang impian setiap wanita. Meski kebanyakan wanita memilih untuk operasi, ada banyak juga yang beralih ke konsumsi makanan sehat untuk meningkatkan ukuran payudara.
fenugreek 3
Kacang merah, produk susu, kacang polong split, peterseli, wortel, bawang, mentimun, buah, asparagus, selada dan kacang-kacangan adalah beberapa makanan yang dapat meningkatkan ukuran payudara secara alami.
Makanan yang kaya mangan dan bromin, seperti jahe, bawang putih, udang, beras merah, pir dan almond, juga makanan yang sehat untuk payudara. Selain makanan, ada beberapa tanaman herbal yang bisa meningkatkan ukuran payudara.
Fenugreek misalnya, adalah salah satu ramuan terbaik untuk meningkatkan ukuran payudara secara alami. Pada zaman kuno, wanita-wanita di Mesir dan Turki biasa memijat payudara mereka dengan pasta yang terbuat dari biji fenugreek.
Benih-benih fenugreek mengandung diosgenin, suatu senyawa kimia seperti steroid yang berbentuk sintetis dari estrogen (hormon seks wanita). Kurangnya estrogen dan progesteron (hormon seks pria) pada wanita menyebabkan payudara yang kecil.
Inilah obat herbal alami dan efektif yang Anda bisa coba sendiri, seperti dikutip Boldsky.com:

Sunday, January 20, 2013

Olahraga 2 Jam Usai Makan Makanan Berlemak Kurangi Risiko Sakit Jantung


Iklanku :
Beli produk kesehatan dapat bonus uang..coba aja klik :
http://www.tekanini.com/kangmalik001
atau
Tips mengamankan akun facebook dari hakcer plus banjir uang...
http://KomisiVirtual.com/?id=kangmalik
http://tunjuk.in/1ltr



Sumber : Linda Mayasari - detikHealth
Minggu, 20/01/2013 08:00 WIB

Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Ketika Anda makan makanan berlemak, kadar trigliserida dalam darah akan meningkat dan Anda akan lebih berisiko terhadap penyakit jantung. Jika Anda terpaksa makan makanan berlemak tinggi, lakukan olahraga beberapa jam sebelum dan setelahnya untuk mengurangi risiko tersebut.

Tingginya kadar trigliserida atau lemak dalam darah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Olahraga secara teratur dapat mengurangi tingkat trigliserida, bahkan olahraga dapat memberi efek perlindungan terhadap risiko penyakit jantung yang meningkat akibat konsumsi makanan berlemak.

Beberapa penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa berolahraga 10 sampai 12 jam sebelum makan makanan yang tinggi lemak adalah cara terbaik untuk mengurangi peningkatan trigliserida. Meskipun berolahraga sesudahnya menunjukkan beberapa manfaat juga.