Saturday, August 1, 2015

BERKIBARLAH BENDERAKU

(Bagian kedua)

B.      Perkembangan Nasionalisme Indonesia
Semenjak ide-ide perubahan dan nasionalisme mulai masuk ke Indonesia, ada perubahan di dalam menghadapi kolonialisme dan imperialisme Barat. Perubahan itu antara lain mencakup strategi, pemimpin pergerakan, dan cakupan wilayah gerakan. Perlawanan terhadap kolonialisme tidak lagi ditempuh melalui perjuangan bersenjata tetapi menggunakan organisasi atau perkumpulan yang dipimpin oleh kelompok bangsawan terpelajar dengan cakupan wilayah yang lintas etnis dan budaya. Salah satu faktor yang mampu mempersatukannya adalah adanya kesadaran nasional.
Kesadaran itu mulai bangkit setelah periode politik etis diterapkan di Indonesia. Periode ini ditandai oleh munculnya priayi baru yang menempatkan pendidikan sebagai kunci perubahan masyarakat. Oleh karena itu, tidak aneh apabila banyak organisasi pergerakan yang menempatkan pendidikan sebagai tujuan gerakan. Berikut adalah gerakan yang muncul setelah kesadaran nasional mulai muncul di Indonesia.

BERKIBARLAH BENDERAKU

(Bagian pertama)

Bulan Agustus adalah bulan yang sangat sakral bagi bangsa Indonesia karena didalamnya terdapat tanggal 17 yang merupakan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Hari kemerdekaan yang selalu diperingati bangsa Indonesia tidak memandang umur, jenis kelamin dan pekerjaan. Semua terasa mangharu biru, semarak dalam perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Banyak sekali acara yang diselenggarakan oleh berbagai pihak baik dari tingkat RT sampai tingkat pusat. Perayaan tingkat RT biasanya diselenggarakan berbagai lomba-lomba. Ada lomba tarik tambang, lomba makan kerupuk, lomba panjat pinang, dan masih banyak lagi.
Perayaan hari kemerdekaan yang ada di masyarakat merupakan perayaan yang diperingati setiap tahun pada bulan Agustus yang puncaknya pada tanggal 17 Agustus. Tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan Republik Indonesia. Bangsa Indonesia semua telah mengetahui tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan, tetapi ada kemungkinan generasi muda sekarang ada yang belum mengetahui dan menghayati arti peringatan hari kemerdekaan tersebut. Untuk menghayati dan menghormati hari kemerdekaan, kita perlu kilas balik perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan yang penuh dengan menyerahkan harta benda bahkan nyawa pejuang pahlawan kemerdekaan. Semua itu dilandasi dengan semangat nasionalisme para pendahulu kita. Rasa nasionalisme kaum muda sekarang dapat dirasakan berbeda dengan nasionalisme kaum tua maupun para pejuang bangsa Indonesia.

Tuesday, June 16, 2015

ORANG-ORANG DESA YANG TERPILIH

(Bagian keempat)


D.    Orang-Orang Desa Yang Terpilih
Masyarakat dari sebuah desa kebanyakan mempunyai beberapa atau malah banyak orang yang mempunyai latar pendidikan tinggi. Desa desa yang berada di sekitar pegunungan Kendeng Selatan ini rata rata penduduknya tamatan SMU/SMK atau sederajat. Masih banyak juga ditemui orang desa yang berlatar belakang pendidikan dibawahnya. Orang orang desa yang berlatar belakang berpendidikan tinggi mempunyai kecenderungan memilih pekerjaan di luar desa. Adapun yang tinggal di desa, berprofesi pns atau belum mendapatkan pekerjaan atau terpaksa untuk hidup di desa. Mengapa terpaksa hidup di desa? Iya, karena mereka biasanya mempunyai usaha karena belum memperoleh pekerjaan yang mereka idam-idamkan dan harus memenuhi kebutuhan hidupnya. Atau mungkin juga mereka tinggal di desa karena permintaan dari orang tuanya untuk menemani dan merawat sampai akhir hayatnya.