Iklanku :
Ingin kerja sambilan dengan penghasilan bisa sampai jutaan rupiah?
atau
Beli produk kesehatan dapat bonus uang..
coba aja klik :
Pastikan anda mengetahui kebutuhan dari audiens anda. Kuasai materi presentasi anda. Bicaralah dengan terurut dan selalu melatih cara bicara anda dirumah didepan cermin. Tidak ada salahnya anda mencoba untuk merekam presentasi anda dalam tape maupun handycam untuk mempelajarinya sehingga memperbaiki cara presentasi anda.
Ketika anda berbicara didepan audiens, maka anda menjadi
aktor diatas panggung. Bagaimana anda menampilkan karakter anda menjadi sangat
penting. Berpakaianlah sesuai dengan situasi yang anda hadapi. Munculkan kesan antusias, ramah, tenang, percaya
diri dan jangan terlihat sombong. Usahakan serileks mungkin walaupun
anda nervous. Berbicaralah dengan ritme yang tepat, jelas dan tunjukan bahwa
anda menjiwai topik yang anda bawakan. Tidak ada salahnya anda memastikan bahwa
audiens yang berada pada posisi yang terjauh dari anda dapat mendengar suara
anda dengan jelas. Variasikan suara nada dan dramatisasikan apabila diperlukan.
Bahasa tubuh menjadi sangat penting. Cara anda berdiri,
berjalan ataupun bergerak harus disesuaikan dengan gesture tangan dan ekspressi
wajah. Apalagi jika anda melakukan presentasi dengan membaca teks bahasa tubuh
menjadi lebih penting lagi. Jika memungkinkan hindari cara presentasi dengan
membaca teks, tidak ada salahnya anda menggunakan perlengkapan power point.
Usahakan hindari presentasi dengan text yang panjang dan audiens “dipaksa”
untuk membacanya.
Berbicaralah dengan penuh keyakinan terhadap apa yang
anda bicarakan. Pengaruhilah audiens anda secara efektif. Hindari membaca
dari catatan, jika anda melakukan kesalahan, perbaiki dan segera lanjutkan. Tidak dianjurkan bagi anda untuk memohon maaf atas kesalahan tadi. Tatap
mata semua audiens anda, anda dapat menggunakan metode 3 detik untuk menatap
audiens anda untuk memastikan audiens anda memperhatikan anda dengan seksama.
Sapalah audiens anda, dengarkan pertanyaan mereka, responslah reaksi mereka,
sesuaikan dan adaptasi adalah kata kunci. Ingat komunikasi adalah kunci dalam
komunikasi
Gunakan teknik ”pause”,
teknik ini penting untuk audiens dan juga kamu untuk merefleksikan dan berfikir
terhadap apa yang telah disampaikan. Jangan biarkan anda membiarkan presentasi
berjalan begitu cepat sehingga tidak dapat diikuti audiens. Gunakan humor jika
dimungkinkan, kadangkala teknik ini bermanfaat untuk menjaga audiens tetap
fokus pada saat presentasi.
Terakhir jangan lupa
untuk menyampaikan presentasi secara terurut mulai dari pengenalan, inti
presentasi dan konklusi. Selamat berpresentasi.
No comments:
Post a Comment