Wednesday, May 13, 2015

Subhanallah ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita

Subhanallah ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita

Kaum feminis bilang susah jadi wanita (baca: muslimah), lihat saja peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya..
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk"MEMERDEKAKAN WANITA"

Tuesday, May 12, 2015

Studi: Jauhi Sosial Media Bila Ingin Hubungan Langgeng

Media sosial
Media sosial (Istimewa)
Inggris - Bila Anda ingin hubungan pernikahan atau percintaan tetap langgeng dan berjalan hingga lama, ada baiknya untuk mengurangi waktu menggunakan layanan sosial media. Studi mengungkap, banyak perpisahan hubungan terpicu akibat sosial media.
Satu dari tujuh orang di Inggris mengaku mempertimbangkan mengajukan perceraian akibat melihat aktivitas mencurigakan dari pasangannya di Facebook, Twitter, Whatsapp, Snapchat, dan Skype. Demikian kesimpulan yang ditarik dari 2.000 orang responden sudah menikah di Inggris, demikian disitir dari Huffington Post, Jumat (1/5).
Sekitar seperempat responden dari penelitian yang dilakukan oleh firma hukum Slater and Gordon ini mengaku rutin berdebat dengan pasangannya setidaknya sekali dalam sepekan akibat urusan terkait sosial media. Sekitar 17 persen responden bahkan mengaku berdebat dengan pasangannya setiap hari akibat masalah ini.
Sementara di Amerika Serikat, pengacara perceraian sepakat, dalam lima tahun terakhir sosial media

PERMASALAHAN YANG ADA DI MASYARAKAT DESA



A. Kondisi yang ada

Desa desa yang berada di sekitar pengunungan Kendeng Selatan merupakan desa yang memiliki alam yang masih alami. Pepohonan masih banyak terdapat di sana sini, jalan yang berliku liku kadang menanjak kadang menurun, kanan kiri jalan masih banyak pepohonan.  Kalau kita melewati jalan jalan yang ada di pegunungan Kendeng Selatan khususnya di Kecamatan Somagede dan Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas tidak jarang kita jumpai kanan kiri jurang. Terkadang kita juga jumpai perkampungan yang rata-rata penduduknya mengandalkan dari hasil bercocok tanam di lahan tanah mereka yang ditanami tanaman bermacam macam. Ada yang ditanami tanaman singkong, ada juga yang ditanami pohon pisang, ada yang ditanami buah buahan, ada juga yang ditanami tanaman keras seperti pohon albasia, pohon cengkeh, pohon karet, pohon jati. Masyarakat desa di Kecamatan Somagede dan Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas yang berada di lembah  pegunungan Kendeng Selatan mengandalkan dari hasil pertanian, bercocok tanam, dan perdagangan. Dari semua itu, masih adanya permasalahan-permasalahan yang timbul di masyarakat desa.