Wednesday, May 13, 2015

Momen, Kunci Kelanggengan Hubungan Cinta

Ilustrasi pasangan
Ilustrasi pasangan (Istimewa)

Jakarta - Tolok ukur keberhasilan berumah tangga bukan dilihat dari seberapa lama pasangan tersebut sudah menjalin hubungan. Menurut relationship coach Indra Noveldy, kunci kelanggengan hubungan suami istri justru dilihat dari seberapa banyak momen yang diciptakan
"Bukan masalah sudah berapa lama bersama, tetapi berapa banyak momen yang diciptakan bersama," kata Indra di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Kamis (23/4)
Momen yang diciptakan juga tidak harus berkaitan dengan peristiwa tertentu, seperti hari ulang tahun, hari kasih sayang, maupun hari pernikahan. Momen-momen sederhana juga bisa menciptakan kelanggengan hubungan.
Misalnya, masak bersama, mencuci bersama, hingga hal paling sederhana berupa mengobrol di kasur sebelum tidur, bisa menjadi sebuah momen romantis yang semakin mempererat hubungan suami istri.

Subhanallah ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita

Subhanallah ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita

Kaum feminis bilang susah jadi wanita (baca: muslimah), lihat saja peraturan dibawah ini:
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya..
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk"MEMERDEKAKAN WANITA"

Tuesday, May 12, 2015

Studi: Jauhi Sosial Media Bila Ingin Hubungan Langgeng

Media sosial
Media sosial (Istimewa)
Inggris - Bila Anda ingin hubungan pernikahan atau percintaan tetap langgeng dan berjalan hingga lama, ada baiknya untuk mengurangi waktu menggunakan layanan sosial media. Studi mengungkap, banyak perpisahan hubungan terpicu akibat sosial media.
Satu dari tujuh orang di Inggris mengaku mempertimbangkan mengajukan perceraian akibat melihat aktivitas mencurigakan dari pasangannya di Facebook, Twitter, Whatsapp, Snapchat, dan Skype. Demikian kesimpulan yang ditarik dari 2.000 orang responden sudah menikah di Inggris, demikian disitir dari Huffington Post, Jumat (1/5).
Sekitar seperempat responden dari penelitian yang dilakukan oleh firma hukum Slater and Gordon ini mengaku rutin berdebat dengan pasangannya setidaknya sekali dalam sepekan akibat urusan terkait sosial media. Sekitar 17 persen responden bahkan mengaku berdebat dengan pasangannya setiap hari akibat masalah ini.
Sementara di Amerika Serikat, pengacara perceraian sepakat, dalam lima tahun terakhir sosial media