Saturday, March 2, 2013

PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK {bagian 2}



 

B. BERBAGAI JENIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

          Keterlambatan perkembangan

          Keterbelakangan mental

          Gangguan emosional

          Spektrum Autistik

          Kesulitan belajar

          Gifted children (anak berbakat)

  1. Anak dengan Keterlambatan Perkembangan

          Anak yang mengalami keterlambatan perkembangan dari beberapa aspek yang dimilikinya dibandingkan dengan anak seusianya pada rentang waktu tertentu. Keterlambatan perkembangan dapat dikategorikan menjadi 2 kelompok yaitu:

1.   Beresiko untuk menjadi terlambat berkembang, terjadi karena adanya faktor-faktor lingkungan yang bermakna dan besar kemungkinannya untuk menimbulkan keterlambatan tersebut. Faktor lingkungan tersebut antara lain kemiskinan atau lahir dengan berat badan rendah. Namun dengan pertolongan dan bantuan yang layak, anak dengan keterlambatan perkembangan ini akan dapat mencapai perkembangan yang normal.

2.   Anak yang kehilangan kemampuan, diindikasikan dengan perkembangan yang berbeda dengan anak lain. Anak dengan kehilangan kemampuan pendengaran atau penglihatan, keterbelakangan mental atau ketidakmampuan motorik termasuk dalam kategori ini

 

1.      Kehilangan Kemampuan Pendengaran

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang kehilangan kemampuan pendengaran adalah :

a.   Kehilangan kemampuan pendengaran  dapat digolongkan ke dalam   beberapa macam yaitu:

1)   Tidak mampu mendengar adalah suatu kondisi di mana anak kehilangan kemampuan pendengaran baik yang bersifat permanen maupun sementara, yang dapat mempengaruhi unjuk hasil belajarnya. Untuk kerusakan yang berat akan menyebabkan kehilangan kemampuan untuk memproses informasi linguistik yang diperoleh melalui pendengarannya

2)   Ketulian adalah kehilangan kemampuan pendengaran yang sifatnya sangat berat. Kondisi ini mempengaruhi unjuk hasil belajar

3)   Kesulitan mendengar adalah ketidak mampuan mendengar yang sifatnya berat tetapi belum termasuk dalam kategori tuli

b.    Kehilangan kemampuan pendengaran dibagi menjadi 2 macam yaitu:

1)   Kehilangan pendengaran yang sudah terjadi pada saat lahir disebut sebagai kehilangan pendengaran bawaan (congenital hearing loss)

2)   Apabila kehilangan kemampuan ini terjadi sesudah anak lahir disebut kehilangan pendengaran .......(adventitious hearing loss)

c.    Penyebab terjadinya kehilangan kemampuan pendengaran antara lain:

1)   Infeksi intrauterus yang berasal dari campak jerman, cytomegalovirus, herpes simplex virus

2)   Lahir prematur

3)   Diabetes karena kehamilan

4)   Toxemia selama kehamilan

5)   Kekurangan oksigen sebelum, saat dan sesudah lahir

6)   Salah pembentukan struktur alat pendengaran

7)   Bakteri meningitis

8)   Otitis media

9)   Salah minum obat

10)Campak

11)Enchepalitis

12)Cacar air

13)Luka di kepala

14)Terpajan oleh suara keras yang berulang kali

d.   Karakteristik anak-anak yang tuli atau kesulitan mendengar adalah:

1)   Kesulitan dalam berkomunikasi. Diketahui bahwa komunikasi merupakan kebutuhan manusia yang mendasar, sehingga dalam kehidupannya manusia tidak dapat lepas dari berhubungan dan berkomunikasi dengan manusia lainnya. Anak yang tuli baik secara kualitas maupun kuantitas interaksi dan komunikasinya menjadi sangat jauh berbeda dengan anak normal.

2)   Pembelajaran eksperiensial menjadi terbatas. Mengingat kemampuan mendengarnya terganggu maka sumber-sumber pembelajaran yang diterimanya melalui pendengaran menjadi terbatas.

3)   Secara kognitif tidak terlalu banyak berbeda dengan anak normal

4)   Secara akademik biasanya agak menonjol dibidang matematika, namun untuk bahasa dan membaca masih terus harus mendapat dukungan dari lingkungan sekitar agar terus berkembang.

5)   Secara sosial emosional karena mereka terbatas dalam berinteraksi secara langsung di dalam kehidupan sehari-harinya seringkali hal ini membuat mereka mendapat pajanan untuk bahasa sosial emosional yang terbatas juga, akibatnya keterampilan sosialnya menjadi kurang berkembang

6)   Perilaku. Anak-anak tersebut seringkali tidak diajak bermain oleh teman-teman yang bisa mendengar karena mereka sulit untuk menerima dan memahami perilaku sosial teman-temannya tersebut. Karena sulit memahaminya maka mereka pun jadi sangat terbatas perbendaharaan bahasa emosi padahal bahasa ini dapat membantu mereka untuk memahami perasaannya sendiri dan orang lain.

Proses identifikasi anak yang kehilangan kemampuan pendengaran.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan jika orangtua atau guru beranggapan seorang anak itu mengalami kesulitan tersebut. Proses itu disebut dengan Evaluasi audiologis merupakan rangkaian proses pengukuran dan penilaian yang bertujuan untuk dapat menentukan derajat kehilangan kemampuan pendengaran, tipe kehilangan kemampuan pendengaran, dan konfigurasi dari kehilangan kemampuan pendengaran. Evaluasi audiologis ini tentunya dilakukan oleh seorang yang ahli, sehingga fungsi orangtua atau guru disini adalah mencoba untuk merujukkan saja.

Apabila seorang anak sudah diketahui mengalami kehilangan kemampuan pendengaran dengan berbagai derajat kesulitannya maka ia harus segera mendapat perlakuan yang menyeluruh dan memadai dari berbagai pihak yang terkait. Dengan demikian anak tersebut tetap dapat mengembangkan kemampuan dan potensinya secara optimal.

 

2.      Kehilangan Kemampuan Penglihatan

 

Kehilangan kemampuan penglihatan adalah suatu kondisi dimana fungsi penglihatannya mengalami penurunan mulai dari derajat yang ringan hingga yang paling berat.

 a.Ada dua kategori besar yang tergolong dengan kehilangan kemampuan penglihatan yaitu:

1)   Low vision yaitu, orang yang mengalami kesulitan untuk menyelesaikan tugas-tugasnya yang berkaitan dengan penglihatan namun dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan menggunakan strategi pendukung penglihatan, melihat dari dekat, penggunaan alat-alat bantu dan juga modifikasi lingkungan sekitar

2)   Kebutaan yaitu, orang yang kehilangan kemampuan penglihatan atau hanya memiliki kemampuan untuk mengetahui adanya cahaya atau tidak.

 b.Penyebab terjadinya kehilangan kemampuan penglihatan adalah karena adanya permasalahan pada struktur atau fungsi dari mata.

 c. Karakteristik dari anak dengan kehilangan kemampuan penglihatan:

1)   Secara kognitif mengalami gangguan karena memiliki keterbatasan dalam variasi dan rentang pengalaman yang didapatkan, mobilitas dan interaksi dengan lingkungan yang terhambat. Kehilangan pengalaman-pengalaman yang berharga melalui hal-hal yang telah disebutkan di atas dan juga kurangnya kesempatan untuk mengamati dan menirukan anak-anak dan orang dewasa lainnya memberikan dampak yang sangat bermakna bagi perkembangan kognitifnya. Namun pada beberapa orang dengan kehilangan kemampuan penglihatannya memiliki kemampuan kognitif yang baik bahkan berbakat

2)   Secara akademis apabila ia tidak mengalami keterbatasan secara kognitif maka ia dapat memperlihatkan hasil belajar yang baik asalkan lingkungan sekitar memberikan dukungan yang penuh dengan alat-alat bantu yang memadai.

3)   Secara sosial dan emosional anak dengan kehilangan kemampuan penglihatan dapat mengalami kesulitan untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan sosial karena ia sulit untuk dapat mengamati, menirukan dan menunjukkan tingkah laku sosial yang tepat. Agar ketrampilan sosial ini dapat berkembang maka anak-anak tersebut harus mendapatkan instruksi yang sifatnya sistematis dan langsung yang berkaitan dengan aspek-aspek sosial emosional yang harus dilakukan

4)   Dalam berperilaku seringkali terlihat kurang matang, merasa terisolasi dan kurang asertif terutama sekali jika lingkungan kurang kondusif. Selain itu ada perilaku stereotip yang dimunculkan seperti mengerjapkan mata, menjentikan jari, menggoyangkan badan atau kepala, atau menggeliatkan badan. Hal ini sering muncul dikarenakan mereka kehilangan stimulasi sensori, terbatasnya gerakan dan aktivitas mereka dilingkungan, kurangnya interaksi sosial.

 

Untuk dapat mengidentifikasi apakah seorang anak itu mengalami kehilangan kemampuan penglihatan maka ia harus dirujuk kepada ahlinya yaitu dokter mata atau ahli mata terlatih dengan demikian akan diketahui sejauh mana anak tersebut kehilangan kemampuan penglihatannya dan perlakuan yang harus diberikan kepadanya. Setelah itu dibuatkan program yang khusus dengan melibatkan pemangku kepentingan yang lain.

Friday, March 1, 2013

PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK {bagian 1)


Iklanku :

Ingin kerja sambilan dengan penghasilan bisa sampai jutaan rupiah?

http://KomisiVirtual.com/?id=kangmalik

atau

Beli produk kesehatan dapat bonus uang..

coba aja klik :

http://www.tekanini.com/kangmalik001

 


Manusia selalu berbeda satu sama lain. Sangat jarang, bahkan mustahil dijumpai dua pribadi yang memiliki kesamaan, meskipun anak kembar.Ketidaksamaan tersebut adalah kodrat Tuhan dan manusia yang satu dan lainnya saling melengkapi, sehingga dapat hidup beriringan dan kehidupan menjadi lebih berwarna.

Kajian tentang individu dengan keunikan masing-masing yang melekat secara pribadi, sangat menarik untuk dipelajari. Kajian yang diperoleh tidak hanya melalui riset dan penelitian semata, namun yang paling penting adalah menyingkap faktor yang membedakan seorang individu dari individu lainnya.

Tidak diragukan lagi, bahwa kreatifitas dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan menunjukkan aktifitas, kreasi dan pengembangan yang penting dalam masa modern. Anugrah yang berupa kreasi dan pengembangan tersebut banyak memberikan jalan keluar dan bermanfaat dalam mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Masalah-masalah dalam anak di masyarakat, dapat berupa anak tumbuh dengan kelainan perilaku, perkembangan mental, gangguan fungsional, autis, kesulitan belajar dan anak berbakat. Anak-anak tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus, agar mampu tumbuh dan berkembang lebih optimal dan mandiri, serta tidak menjadi beban orang lain.

Tidak ada anak  yang terlahir di dunia ini dengan keinginan anak itu sendiri.  Semua anak terlahir dengan kondisi bawaan dari orangtua dan faktor generasi sel. Dari semua anak yang terlahir normal, ada sebagian kecil anak yang terlahir dengan beberapa gangguan baik secara fisik maupun mental.

        Bagaimanapun kondisi anak-anak yang terlahir di dunia ini, setiap anak berhak mendapatkan penghidupan yang  layak. Dengan keterbatasan masing-masing anak, maka mereka perlu mendapatkan bimbingan dan latihan yang diharapkan menjadi bekal bagi anak itu untuk mempertahankan hidupnya.

1.  Deskripsi Umum

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki perbedaan dengan anak-anak secara umum atau rata-rata anak seusianya. Anak tersebut membutuhkan metode, material, pelayanan dan peralatan yang khusus agar dapat mencapai perkembangan yang optimal. Karena anak-anak tersebut mungkin akan belajar dengan kecepatan yang berbeda dan juga dengan cara yang berbeda. Walaupun mereka memiliki potensi dan kemampuan yang berbeda dengan anak-anak secara umum, mereka harus mendapat perlakuan dan kesempatan yang sama. Hal ini dapat dimulai dengan cara penyebutan terhadap anak dengan kebutuhan khusus.

Penyebutan bagi anak-anak berkebutuhan khusus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Penerimaan akan penyebutan yang lebih positif menggambarkan bahwa anak berkebutuhan khusus lebih banyak dilihat persamaannya dengan anak kebanyakan dibandingkan hanya memperhatikan perbedaan yang dimilikinya. Ketika menyebutkan seorang anak dengan kesulitan belajar, itu memberikan pemaknaan bahwa kata anak di depan memperlihatkan pentingnya penerimaan kita akan anak itu sendiri bukan sebagai sosok yang lain tetapi anak secara utuh. Kata dengan kesulitan belajar menunjukkan bahwa kesulitan belajar yang dialaminya adalah persoalan kedua yang harus menjadi perhatian kita. Dengan demikian penyebutan anak dengan kesulitan belajar adalah untuk memperlihatkan bahwa anak itu lebih penting daripada ketidakmampuan yang dialaminya.

Adapun anak-anak yang dikategorikan dengan berkebutuhan khusus adalah:

-     Anak dengan keterlambatan perkembangan

-     Anak dengan keterbelakangan mental

-     Anak dengan gangguan emosional

-     Anak dengan gangguan spektrum autis

-     Anak dengan kesulitan belajar

-    Anak berbakat

 
 
A. PENGERTIAN ANAK BERKEBUTUHAN  KHUSUS
Anak berkebutuhan khusus adalahanak yang memiliki perbedaan dengan anak-anak secara umum atau rata-rata anak seusianya. Anak tersebut membutuhkan metode, material-material, pelayanan dan peralatan yang khusus sehingga dapat mencapai perkembangan yang optimal. Karena anak-anak tersebut mungkin akan belajar dengan kecepatan yang berbeda dan juga dengan cara yang berbeda
Anak yang mengalami keadaan  berkebutuhan khusus ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :
       Gangguan Genetika : Kelainan Kromosom, Transformasi
        Infeksi Kehamilan
        Usia Ibu Hamil (high risk group)
        Keracunan Saat Hamil
        Pengguguran
        Lahir Prematur
       Proses kelahiran lama (Anoxia), prematur, kekurangan oksigen
        Kelahiran dengan alat bantu : Vacum
        Kehamilan terlalu lama: > 40 minggu
       Penyakit infeksi bakteri (TBC), virus
        Kekurangan zat makanan (gizi, nutrisi)
        Kecelakaan
        Keracunan
B. BERBAGAI JENIS ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
          Keterlambatan perkembangan
          Keterbelakangan mental
          Gangguan emosional
          Spektrum Autistik
          Kesulitan belajar
          Gifted children (anak berbakat)
       

Friday, February 1, 2013

Memilih Warna



Iklanku :

Ingin kerja sambilan dengan penghasilan bisa sampai jutaan rupiah?

http://KomisiVirtual.com/?id=kangmalik

atau

Beli produk kesehatan dapat bonus uang..

coba aja klik :

http://www.tekanini.com/kangmalik001

 

Warna merupakan pertimbangan emosional, karena variasi warna dapat menyebabkan
emosi yang berbeda pada tiap orang. Kita semua tahu bahwa hijau adalah
simbol uang (mata duitan), tapi apakah kita tahu juga bahwa hijau merupakan simbol
ketamakan, iri hati, dan kecemburuan? Pilihan warna akan mendapat efek langsung dari pengunjung tentang persepsi perusahaan atau produk kita tawarkan. Ini menjadi rumit dengan adanya fakta bahwa penggunaan warna pada web sekarang tak terbatas: perkembangan teknologi membolehkan kita membuat jutaan kombinasi warna.
Jadi bagaimana dengan pilihan kita? Artikel ini akan membantu mempermudah memahami dasar-dasar dari pemilihan warna.

Ini penting untuk dimengerti bahwa setiap warna ditentukan positif dan negatif dari
emosi yang menghubungkannya dgn itu, mungkin bisa disebut dengan ‘makna warna’. Maksudnya adalah bahwa warna akan mempengaruhi emosional customer bagi perusahan, merek atau produk yang ditawarkan. Jadi ketika memilih skema warna untuk website, atau tipe media lain, anda perlu yakin dengan pemberian warna pada perusahaan atau produk dengan warna-warna yang mengajak audiens untuk selalu memilih web perusahaan atau produk kita
Mari beristirahat sejenak dan melihat ruang makan, kulkas,atau lemari kaca dapur
yang berisi produk yang kita beli dari toko sembako. Warna apa yang kebanyakan kita
lihat? Kebanyakan, dari yang terlihat adalah merah, dan banyak yang lain diantaranya.
Hanya sekilas terlihat dilemari kaca, sekarang apakah kita tahu apa yang terlihat di
dalamnya itu,produk yang penuh dng warna merah.Chef Boyardee,Kellogg’s,Lipton,Carnation, Ragu, aunt Jemima,Betty Crocker,Orville Redenbacher’s, Heinz, Pam, semua merek ini menggunakan label merah. Mengapa? Merah Adalah suatu warna” panas”, dan sangat emosional juga. Didalam studi, merah benar-benar mempunyai suatu phisik mempengaruhi orang-orang, meningkan jantung dan menyebabkan tekanan darah untuk naik, menarik perhatian kita, tindakan keributan.
dan suatu warna yang sangat kuat untuk produk pembungkus.

Semua warna yang pas/cocok dimasukkan ke dalam tiga kategori; sejuk, hangat
dan netral. Sedangkan kita bisa memilih semua warna yang kita suka dari kategori
yang sama,itu mungkin sering mencapai efek yang lebih sangat kuat dengan memperkenalkan warna dari satu di antara kelompok yang lain. Mari kita liat pandangan/persepsi sekarang bagaimana warna-warna bekerja bersama dan masing2 warna berarti bagi yang melihatnya.

Warna-warna sejuk
Biru, Hijau, Ungu, Pirus dan Perak adalah warna-warna sejuk.
Warna-warna sejuk cenderung berpengaruh memberikan perasaan tenang bagi yang melihatnya.
Meskipun digunakan sendiri, warna-warna ini bisa mempunyai rasa dingin atau impersonal, oleh sebab itu memilih warna-warna sejuk, mungkin bijaksana untuk menambahkan warna dari kelompok lain untuk menghindari ini.

Berikut beberapa makna dari beberapa warna sejuk:
Biru
Positif: keheningan, mencintai, kesetiaan, keamanan, percaya, intelligence
Negatif: kedinginan, ketakutan, kejantanan

Hijau
Positif: uang, pertumbuhan, kesuburan, kesegaran, healing
Negatif: iri hati, kecemburuan, kesalahan, kekacauan

Ungu
-Ungu adalah kombinasi biru dan merah, oleh sebab itu ditemukan baik kategori-kategori
hangat maupun sejuk
Positif: raja, kaum ningrat, spirituality, kemewahan, ambition
Negatif: misteri, kemasgulan

Pirus
Positif: rohani, sembuh, perlindungan, sophisticated
Negatif: cemburu, kewanitaan

Perak
Positif: glamor, tinggi, anggun, sleek
Negatif: pengkhayal, tidak tulus

Warna Hangat
Merah, merah muda, kuning, orange, warna ungu, dan emas adalah warna hangat.
Warna hangat cenderung mempunyai suatu efek kegairahan bagi yang melihatnya.
Bagaimanapun ketika warna ini digunakan sendiri dapat menstimulasi,
membangitkan emosi kekerasan/kehebatan dan kemarahan. Ketika memilih nada hangat,
menambahkan warna dari kelompok yang lain akan membantu ke arah menyeimbangkan ini.

Berikut beberapa makna dari beberapa warna hangat:

Merah
positif: cinta, energi, kuasa, kekuatan, penderitaan, panas
negatif: kemarahan, bahaya, peringatan, ketidaksabaran

Merah muda
positif: sehat, bahagia, feminin, rasa kasihan, manis, suka melucu
negatif: kelemahan, kewanitaan, ketidak dewasaan

Kuning
positif: terang/cerdas, energi, matahari, kreativitas, akal, bahagia
negatif: penakut, tidak bertanggungjawab, tidak stabil

Orange
positif: keberanian, kepercayaan, kehangatan/keramaha n, keakraban, sukses
negatif: ketidak-tahuan, melempem, keunggulan

Ungu
- Warna ungu ditemukan di dalam kedua-duanya warna dingin dan hangat
positif: royalti, kebangsawanan, kerohanian, kemewahan, ambisi
negatif: kegaiban, kemurungan

Emas
positif: kekayaan, kemakmuran, berharga, tradisional
negatif: ketamakan, pemimpi

Warna Netral
Coklat, berwarna coklat, gading, kelabu, putih dan hitam adalah warna netral.
Warna netral adalah suatu pemilihan agung untuk bergaul dengan suatu palet(lukis)
hangat atau dingin. warna-warna itu adalah yang baik untuk latar belakang dalam
suatu disain, dan juga cenderung untuk berbicara lebih pelan, penggunaan dari yang lain
lebih menaklukkan warna. Tambahkan hitam untuk menciptakan suatu yang lebih gelap
” keteduhan” tentang suatu warna utama, sedang putih ditambahkan untuk menciptakan
suatu tongkang/geretan ” warna”.

Berikut beberapa makna dari beberapa warna netral:

Hitam
positif: perlindungan, dramatis, serius, bergaya/anggun, formalitas
negatif: kerahasiaan, kematian, kejahatan/ malapetaka, kegaiban

Kelabu
positif: keamanan, keandalan, kecerdasan/intelige n, padat, konservatif
negatif: muram, sedih, konservatif

Cokelat
positif: ramah, bumi, keluar rumah, umur panjang, konservatif
negatif: dogmatis, konservatif

Tan ( wol halus yang masih putih)
positif: ketergantungan, fleksibel, keriting, konservatif
negatif: tumpul, membosankan, konservatif

Gading
positif: ketenangan, kenyamanan, kebersihan/kesucian , hangat
negatif: lemah, tidak stabil

Putih
positif: kebaikan, keadaan tak bersalah, kemurnian, segar, gampang, bersih
negatif: musim dingin, dingin, jauh

Kita mungkin bertanya-tanya, ” Apa yang merupakan kebenaran mewarnai kombinasi
untuk bisnis website?” Selagi tidak ada kemutlakan “kebenaran” untuk mewarnai
website, kamu perlu memahami target pendengar, dan mempertimbangkan tanggapan mereka tentang warna, yang tidak dimilik. Jika gol akhir adalah untuk memilih produk atau perusahaan, kemudian palet warna harus ditetapkan. Ada keseluruhan faktor
yang menandai apa yang pengunjung suka atau tidak suka.

Faktor dasar target pengunjung untuk dipertimbangkan adalah perbedaan umur/zaman,
perbedaan kelas, perbedaan jenis kelamin dan keseluruhan kecenderungan warna.
(Dilist)
Perbedaan umur/zaman adalah suatu faktor pokok yang tidak boleh diabaikan.
Jika anak remaja dan anak-anak adalah target pengunjung, kemudian mereka menyukai
terang, warna dasar, warna primer merah, biru, kuning dan hijau.
Bagaimanapun, berbeda dengan orang dewasa, lebih tua, mereka akan menyukai
warna yang lebih gelap, sama dengan mewarnai dari kelompok warna-warna
yang netral.

Perbedaan kelas adalah faktor pokok yang lain di dalam memilih warna.
Riset Amerika Serikat telah menunjukkan kelas pekerja menyukai warna
seperti biru, merah, hijau, dan lain lain .
yang lebih terdidik cenderung untuk menyukai yang lebih mengaburkan
warna seperti taupe, warna biru langit, celadon, ikan salem , dll.

Perbedaan jenis kelamin adalah suatu faktor nyata didalam memilih warna.
laki-laki cenderung untuk menyukai warna cool seperti hijau dan biru, di mana wanita
menyukai warna lebih hangat, merah dan orange. Jika kita mempunyai pendengar/pemerhati keduanya para laki-laki dan perempuan, yang akan mempertimbangkan pencampuran beberapa warna dari palet cool dan hangat kepada keduanya laki-laki dan perempuan dapat bertanya pada mereka.

Yang terakhir tapi bukan tidak penting adalah kecenderungan warna. Menurut definisi,
suatu kecenderungan berarti “tren”. Memilih warna yang populer boleh2 saja
untuk beberapa bentuk websites dan produk, tetapi jika kita ingin menyajikan
umur yang panjang dan stabilitas web, kemudian warna populer tidak memungkinkan jadi yang terbaik untuk web kita. Sebagai gantinya, kita boleh mempertimbangkan warna yang lebih tradisional yang berdiri dari waktu ke waktu.

Memilih warna lebih kepada mengambil apa yang dirasa baik oleh kita, adalah menimbulkan suatu tanggapan lain dari yang melihat web kita. Dengan mengetahui target
dan efek yang berbeda dari warna yang ditimbulkan, kita memperoleh suatu kemampuan
lebih besar untuk menentukan apa yang menjadi warna terbaik untuk menarik pengunjung.

Satu catatan terakhir tentang warna. Pengunjung web biasanya menggunakan monitor berbeda, browsers berbeda , dan sistem operasi berbeda. Itu hampir mustahil untuk memastikan bahwa warna yang kita buat akan sama pada tiap-tiap komputer seperti halnya sedang dicetak.
Jangan hanya terkait dengan perbedaan pada komputer yang berbeda, tetapi bagaimana kita mencoba menjadikan konsisten. Bagaimana kita menciptakan suatu palet warna untuk perusahaan,identita s merek, atau warna produk, konsistensi adalah kunci. Gunakanlah warna yang sama pada seluruh usaha pemasaran untuk menciptakan keakraban dengan produk atau perusahaan. Konsistensi akan membantu menarik pengunjung.

Sumber : rumahweb.com